Beranda/Cannarium/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

PENGARUH PENAMBAHAN KAFEIN PADA SPERMA KAUDA EPIDIDIMIS SAPI BALI PASCA THAWING TERHADAP JUMLAH OOSIT YANG TERFERTILISASI

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

Penelitian “Pengaruh penambahan kafein pada sperma kauda epididimis sapi Bali pasca thawing terhadap jumlah oosit yang terfertilisasi telah dilakukan selama 10 bulan. Koleksi testis diambil dari Rumah Potong Hewan (RPH) Cibinong, proses pembekuan sperma epididimis dilakukan di laboratorium Unit Rehabilitasi Reproduksi (URR), Departemen Reproduksi dan Pathologi, Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, analisis sperma beku pasca thawing dilaksanakan di laboratorium Reproduksi, Pemuliaan dan Kultur Sel Hewan, Puslit Bioteknologi LIPI Cibinong dan proses fertilisasi in vitro (IVF) dilaksanakan di Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang Bogor. Tujuan penelitian ini untuk mengukur fertilitas sperma kauda epididimis pasca thawing dengan penambahan kafein pada keberhasilan in vitro fertilisasi (IVF). Metode penelitian ini adalah koleksi sperma kauda epididimis di RPH. Analisis kualitas sperma kauda epididimis pasca thawing dilakukan dengan perlakuan penambahan kafein T0 (0 mg/ml), T2 (2 mg/ml), T4 (4 mg/ml), dan T6 (6 mg/ml) dengan 4 kali ulangan. Parameter utama yang dianalisis adalah fertilitas sperma kauda epididimis secara in vitro fertilisasi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu arah dan dilanjutkan uji Tukey-W-Procedure dengan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fertilitas sperma kauda epididimis pada T2 dan T4 berbeda nyata lebih tinggi (P<0,05) dibandinngkan dengan T0 dan T6. Kesimpulan penelitian ini adalah keberhasilan oosit terfertilisasi secara in vitro pada sperma kauda epididimis pasca thawing dengan penambahan kafein 4 mg/ml adalah 37,50%.

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp