Beranda/JIKK/Detail Artikel
ARTIKEL TERBIT

Penilaian domain pengelolaan perikanan udang jerbung (Penaeus merguiensis) berbasis ekosistem di Kabupaten Sorong Selatan

01
Detail Artikel

Abstrak Artikel

Udang jerbung merupakankomoditasperikanan yang paling penting dan menjaditangkapan andalanbagi sebagianbesarnelayan Kabupaten Sorong Selatan.Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menentukan kondisi aktual perikananudang jerbung, (2) Menentukan status pengelolaan perikanan udang jerbung, (3) Merumuskan rekomendasi perbaikan pengembangan udang jerbung berkelanjutan berdasarkan pendekakan ekosistem di Kabupaten Sorong Selatan.Dasar penilaian domain pengelolaan perikanan udang jerbung dalam penelitian ini menggunakan 30 indikator yang tergabung dalam enam domain, yaitu (1) Sumber Daya Ikan; (2) Habitat dan Ekosistem; (3) Teknik Penangkapan Ikan; (4) Sosial; (5) Ekonomi; dan (6) Kelembagaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis indeks dekomposit EAFM untuk udang jerbung di Kabupaten Sorong Selatan menunjukan status sedang dengan flag modeling berwarna kuning dan nilai akhir agregat sebesar 192,14.Rekomendasi yang disusun yaitu untuk domain sumberdaya ikan : sosialisasi spesies ETP; domain habitat dan ekosistem : pengendalian pencemaran perairan; domain teknik penangkapan ikan :peningkatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap operasi alat tangkap destruktif; domain sosial : pendampingan masyarakat dalam pengelolaan SDI; domain ekonomi : Sosialisasi keuntungan menabung bagi nelayan; domain kelembagaan: membuat dokumen Rencana Pengelolaan Perikanan udang dalam pembuatan dokumen perencanaan daerah perlu didorong dalam mendukung upaya-upaya pengelolaan perikanan di Kabupaten Sorong Selatan.Kata kunci: Penilaian Indikator EAFM, Perikanan Udang Jerbung, Sorong Selatan

BAGIKAN ARTIKEL

Bagikan publikasi ini melalui kanal yang Anda gunakan.

02
FULL TEXT

Pratinjau PDF

Pratinjau PDFViewer lokal Smart Journal · tidak mengunduh PDF otomatis
— / —
Memuat pratinjau PDF…
Pratinjau dirender sebagai gambar per halaman di server Smart Journal, sehingga browser tidak memulai unduhan otomatis.
Aksesibilitas
WhatsApp