Abstrak Artikel
Abstract Hutan mangrove merupakan vegetasi yang sangat penting di wilayah pesisir pantai. Keberlanjutan hutan mangrove perlu mendapat perhatian memiliki beberapa fungsi yang meliputi fungsi ekologi, fungsi fisik, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hutan mangrove berdasarkan indeks ekologi dan menganalisis spasial temporal luas hutan mangrove di Pulau Ternate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey pengukuran data lapangan yang di laksanakan di Kelurahan Mangga Dua, Kelurahan Gambesi dan Kelurahan Rua. Spasial temporal menggunakan data citra resolusi tinggi yang bersumber dari Google Earth selama 20 tahun dengan akuisisi lima waktu perekaman yaitu tahun 2022, 2020, 2015 2010 dan 2001 dengan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian diperoleh informasi status hutan mangrove di Kelurahan Mangga Dua, Kelurahan Gambesi dan Kelurahan Rua dengan menggunakan beberapa indicator indeks ekologi diketahui dalam kondisi rusak hingga kondisi sedang. Luas mangrove di Pulau Ternate pada tahun 2002 adalah 5.97 ha dan mengalami penurunan luas area sampai tahun 2022 menjadi 2.51 ha. Degradasi kondisi hutan mangrove di Pulau Ternate perlu diantisipasi dengan model pengelolaan berkelanjutan dan penerapan konsep transdisipliner.  Kata kunci : Biodiversitas, degradasi, pesisir, pulau kecil, tropis,
Pratinjau PDF
Pastikan PyMuPDF terpasang lalu coba muat ulang.